Di bagian pertama Listening (Part A), Anda akan mendengarkan percakapan singkat antara dua orang. Kunci utama untuk menjawab soal ini hampir selalu berada di baris perkataan orang kedua!
Bayangkan kamu sedang menguping pembicaraan dua orang. Orang pertama biasanya cuma melempar topik atau pertanyaan. Orang kedua yang menjawab atau memberikan reaksi. Nah, reaksi si orang kedua ini yang ditanyakan oleh narator! Untuk memilih jawaban yang benar di lembar soal, cari pilihan kalimat yang menggunakan kata berbeda (sinonim) tapi artinya sama persis dengan yang diucapkan orang kedua.
Jangan terburu-buru memilih jawaban yang kata-katanya sama persis dengan apa yang kamu dengar di rekaman! TOEFL suka menjebakmu dengan pilihan jawaban yang bunyinya sama tapi maknanya jauh berbeda.
(Man) : "Did you enjoy the concert last night?"
(Woman) : "I was absolutely thrilled with it!"
(Narrator) : "What does the woman mean?"
Banyak pembuat soal TOEFL tahu bahwa peserta ujian sering bingung mendengar kata-kata bahasa Inggris yang bunyinya mirip. Bab ini mengajarkan Anda untuk menyingkirkan jawaban pengecoh itu!
Bayangkan kamu mendengar kata "Cat" (Kucing). Di pilihan jawaban, pembuat soal yang jahat akan menaruh kata "Cap" (Topi) atau "Cab" (Taksi) untuk menipumu karena bunyinya mirip. Jika di rekaman suara kamu mendengar kata tertentu, coret atau hindari pilihan jawaban yang mengandung kata yang bunyinya mirip tapi artinya tidak nyambung!
Jika kamu ragu dengan arti perkataan orang kedua tapi sempat menangkap bunyi suatu kata, carilah jawaban yang memiliki sinonim murni dan tidak mengeja kata dengan bunyi mirip tersebut.
(Woman) : "Why is the road closed?"
(Man) : "They are going to pave it today."
(Narrator) : "What does the man say about the road?"
Di Listening Part B, Anda akan mendengarkan percakapan panjang (sekitar 60-90 detik) yang diikuti oleh beberapa pertanyaan sekaligus.
Bayangkan kamu sedang mengintip tumpukan mainan sebelum disuruh memilih. Di TOEFL, selagi audio membacakan petunjuk pengerjaan (directions) yang panjang dan membosankan, gunakan mata kamu untuk mengintip/membaca sekilas pilihan jawaban soal nomor berikutnya. Dengan begitu, otak kamu sudah bersiap menebak topik bahasan!
Audio Script excerpt: "...I\'m planning to take a biology course this summer because I need to fulfill my science requirements before graduating next fall..."
Narrator: "Why does the student want to take the course in summer?"
Listening Part C berisi penjelasan akademis satu arah oleh seorang dosen atau pemandu wisata. Ini adalah bagian tersulit karena materinya panjang dan bahasanya formal.
Bayangkan kamu sedang didongengkan cerita sebelum tidur. Kalimat paling awal dari dongeng itu biasanya langsung menceritakan tentang apa cerita itu. Di TOEFL, pembicara biasanya menyebutkan ide utama (main idea) di 1-2 kalimat pertama mereka. Jadi, pasang telinga lebar-lebar sejak detik pertama audio berbunyi!
Audio Script excerpt: "Today, we\'re going to talk about the development of the steam engine in the late eighteenth century..."
Narrator: "What is the main topic of this talk?"
Bab ini membahas tiga jenis struktur bahasa Inggris yang paling sering keluar di soal Listening TOEFL karena artinya bisa berbalik 180 derajat jika Anda tidak teliti.
Bayangkan temanmu bilang "Aku suka makan pisang," lalu kamu membalas dengan anggukan kepala sambil bilang "Aku juga!". Di TOEFL, ekspresi "Aku juga" diganti dengan ungkapan keren seperti "You can say that again" atau "So do I". Selain itu, jika ada orang bilang "Aku tidak tidak suka", artinya sebenarnya dia suka!
(Man) : "This exam is really tough!"
(Woman) : "You can say that again!"
(Narrator) : "What does the woman mean?"
Kalimat pengandaian (wishes) dan kalimat dengan susunan terbalik (inversion) sering menipu telinga peserta ujian. Pelajari cara menangkap pesan aslinya di sini!
Bayangkan kamu sedang berulang tahun, lalu kamu meniup lilin kue sambil berharap "Aku harap aku punya mainan mobil baru!". Jika kamu mengucapkan 'wish' (harapan) seperti itu, artinya kenyataannya saat ini adalah: kamu BELUM punya mainan mobil itu! Ingat ya: **Harapan (Wish) itu artinya kebalikan dari kenyataan**.
Jika ada orang di audio mengungkapkan penyesalan atau harapan (wish), segera coret pilihan jawaban yang artinya sama dengan kata-kata di dalam harapannya! Cari pilihan jawaban yang maknanya bertolak belakang.
(Man) : "I wish we didn\'t have this homework assignment."
(Woman) : "So do I!"
(Narrator) : "What do the speakers mean?"
Percakapan pendek TOEFL (Part A) dipenuhi oleh idiom Amerika. Memahami makna kiasan adalah kunci untuk mendapatkan skor tinggi.
Bayangkan temanmu bilang "Kucingnya sudah keluar dari karung!" (spill the beans/the cat is out of the bag). Kamu tidak perlu mencari karung dan kucing beneran, karena maksudnya adalah: rahasia penting kita sudah bocor ke mana-mana! Idiom adalah kata-kata rahasia yang artinya tidak bisa dibaca satu per satu.
(Woman) : "Are you going to study for the history exam tonight?"
(Man) : "I really need to hit the books!"
(Narrator) : "What is the man going to do?"
Kalimat dengan dua unsur negatif di dalamnya sering membuat bingung. Padahal, secara logika, dua negatif akan saling membatalkan dan menghasilkan arti POSITIF!
Bayangkan kamu berkata kepada mama, "Aku tidak tidak mau susu!". Kata "tidak" yang pertama dan kata "tidak" yang kedua saling berkelahi dan akhirnya habis terhapus. Hasilnya? Kamu sebenarnya **mau** susu! Di dalam bahasa Inggris TOEFL, jika ada dua kata negatif berdampingan dalam satu kalimat, artinya berubah total menjadi kalimat positif biasa.
Fokuslah pada kata sifat yang memiliki awalan negatif seperti *unclean, unprepared, dislike*. Jika di depannya ada kata *not*, pilih jawaban yang bermakna positif dari kata dasarnya!
(Man) : "Were you able to get the concert ticket?"
(Woman) : "It was not impossible to buy it."
(Narrator) : "What does the woman mean?"
Kalimat pengandaian (Conditionals Type 2 & Type 3) digunakan untuk menggambarkan situasi khayalan. Di TOEFL, rahasianya adalah: kenyataan selalu bertolak belakang dengan pengandaian tersebut!
Bayangkan kamu sedang melamun dan berkata, "Andai saja aku punya sayap seperti burung, aku pasti sudah terbang ke bulan!". Kenyataannya saat ini apa? Kamu **tidak punya** sayap dan kamu **tidak bisa** terbang ke bulan! Di TOEFL, jika kamu mendengar kalimat bersyarat (menggunakan kata *If*), kenyataan aslinya adalah kebalikan (negatif jika andainya positif, or positif jika andainya negatif) dari kalimat itu.
(Man) : "Are you coming to the study group tonight?"
(Woman) : "If I didn't have to work, I would definitely join you."
(Narrator) : "What does the woman imply?"
Pada soal-soal penutup di Part A, Anda sering diminta menyimpulkan siapa pembicara tersebut (Who), tindakan apa yang akan dilakukan selanjutnya (What), atau di mana lokasi pembicaraan (Where).
Bayangkan kamu sedang menebak-nebak suara di ruangan sebelah. Kamu mendengar suara "Buka mulutnya lebar-lebar... Sekarang gigit kapas ini." Kamu pasti langsung tahu itu adalah dokter gigi! Di TOEFL, pembicara tidak akan menyebutkan tempat atau pekerjaannya secara langsung. Kamu harus berburu kata kunci penunjuk (clues) seperti *prescription* (resep obat) -> *doctor* (dokter) / *pharmacy* (apotek).
(Man) : "I'd like to open a checking account, please."
(Woman) : "Sure. Please fill out this application form and sign here."
(Narrator) : "Where does this conversation most likely take place?"